SEPUTAREURO – Presiden La Liga, Javier Tebas, menegaskan bahwa ia tidak menganakemaskan Barcelona dalam transfer Neymar. Sebelumnya Tebas memang sudah menebar ancaman untuk menyeret PSG ke pengadilan jika nekad membajak Neymar dari Barcelona.

Bukan cuma ke pengadilan olahraga. Tebas juga mengancam akan menuntut PSG ke berbagai pengadilan Eropa serta pengadilan negeri di Prancis dan Spanyol.

BACA JUGA : Iniesta: Harga Neymar Lebih Dari 300 Juta Euro

Tebas akan menuntut dengan dasar PSG sudah melanggar aturan Financial fair Play dan regulasi kompetisi dagang. Meski demikian, ia juga mengakui bahwa tujuannya menuntut PSG adalah karena tak ingin PSG menjadi lebih besar dari Barca dan Madrid.

Sebagai pemimpin liga, Tebas tak mau pemain bintangnya diambil begitu saja oleh klub dari liga lain. Tapi Tebas juga mengakui bahwa lebih baik kehilangan Neymar ketimbang kehilangan dua bintang utama la Liga saat ini; Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.

“Saya tidak menuntut karena pemainnya adalah Neymar. Lagipula, La Liga dan Barcelona lebih besar dari Neymar. Saya akan lebih khawatir jika La Liga kehilangan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo,” terang Tebas kepada Marca.

Namun Tebas khawatir jika tren ini akan terus berlanjut. Jika Barca saja dibuat tak berdaya oleh kekuatan uang PSG, maka klub lain bisa saja akan mendapat perlakuan serupa.

“Ini sudah bukan lagi masalah Barca, ini adalah masalah sepakbola Spanyol. Hari ini Barca yang dibajak, tapi besok bisa Real Madrid, Atletico Madrid atau klub lainnya,” imbuhnya


LEAVE A REPLY